25 Mei 2026
kriminal

Petasan Makan Korban, Lima Remaja Diamankan Polisi

post-img
KASUS PETASAN: Petugas kepolisian mengamankan barang - barang yang berhasil ditemukan dari para pelaku.

KEDIRI - Petugas kepolisian Satreskrim Polres Kediri menahan lima remaja dalam insiden ledakan petasan, yang mengakibatkan telapak tangan bocah sembilan tahun hancur sebagian.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, lima pelaku yang diamankan merupakan, peracik sekaligus yang meledakkan petasan. Mereka, DA (18), AB (18) dan tiga anak di bawah umur berinisial AN (17), HM (17) dan MF (17).

“Pelaku sering melakukan peracikan petasan seperti ini. Menjelang lebaran mereka iuran, kemudian membeli bahan petasan dan diracik untuk diledakkan,” kata AKBP Agung Setyo Nugroho, pada Selasa (26/4).

Para pelaku mengaku, mendapatkan bahan peledak secara daring dari luar daerah. Kemudian mereka bersama-sama meraciknya menjadi petasan untuk diledakkan selama bulan ramadan hingga puncaknya Hari Raya Idulfitri nanti.

Namun, pada aksi peledakan di Jalan Kromosari, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, pada Minggu pagi (24/4) lalu berujung petaka. Satu petasan yang dilempar pelaku dipungut oleh korban yang sedang bermain sepeda bersama-temannya, lalu meledak.

“Para pelaku ini membunyikan petasan pagi hari, pasca sahur. Ada satu petasan yang tidak berbunyi. Kemudian sempat ditendang korban. Karena merasa tidak meledak, kemudian petasan diambil oleh korban, lalu meledak,” jelas Kapolres.

DZ korban ledakan petasan kini dirawat di RSUD SLG Kabupaten Kediri. Dia mengalami luka parah pada sebagian jari dan telapak tangan kanannya.
“Tadi pagi saya sudah melihat langsung korban. Kondisinya baik, karena dokter dengan cepat melakukan tindakan,” terang Agung.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup