21 September 2026
Pertanian

ToT Juleha Brebes, BBPKH Cinagara Siapkan Penyembelih Halal Profesional

post-img
BBPKH CINAGARA: Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty [insert kanan atas] membuka ToT Juleha via daring [insert kiri bawah] yang dihadiri Ketua DPD Juleha Brebes, Chasan Mudofar, mengingat peran dan tugas Juleha memastikan proses penyembelihan sesuai ketentuan halal dengan memperhatikan aspek kesehatan, higiene, sanitasi, kesejahteraan dan keamanan pangan asal hewan.

BOGOR (Kepopedia) - Kebutuhan terhadap Juru Sembelih Halal (Juleha) memiliki keterampilan sesuai standar terus meningkat seiring tingginya kesadaran masyarakat terhadap pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). 

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan, untuk memperkuat kapasitas tersebut, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juleha wilayah Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar Training of Trainer (ToT) Juru Sembelih Halal selama empat hari, 16 - 19 September 2026.

Penguatan kapasitas Juleha wilayah Brebes sejalan dengan upaya Kementerian Pertanian RI (Kementan) memperkuat sumber daya manusia (SDM) pada rantai penyediaan pangan asal hewan. 

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM untuk mendukung pertanian dan peternakan yang semakin modern.

“Kompetensi SDM harus terus ditingkatkan. Ini menjadi kunci untuk mencapai swasembada pangan berkelanjutan, produktivitas tinggi, dan modernisasi pertanian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengingatkan, penguatan SDM harus dilakukan berkelanjutan agar mampu menjawab kebutuhan sektor pertanian, termasuk bidang peternakan dan pangan asal hewan.

“Dengan SDM yang kompeten, kita dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan asal hewan yang memenuhi prinsip ASUH sekaligus mendukung implementasi Jaminan Produk Halal di Indonesia,” katanya.

BBPKH Cinagara
Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan pelatihan selama empat hari diarahkan, untuk menyiapkan peserta yang tidak hanya mampu menerapkan teknik penyembelihan halal, juga dapat alih pengetahuan dan keterampilan pada Juleha lainnya di daerah seperti Brebes.

"ToT Juleha memiliki nilai strategis, karena peserta dipersiapkan menjadi penggerak peningkatan kapasitas di daerah," katanya.

Inneke Kusumawaty menambahkan, Juleha memiliki peran penting memastikan proses penyembelihan dilakukan sesuai ketentuan halal, sekaligus memperhatikan aspek kesehatan, higiene, sanitasi dan kesejahteraan hewan.

Penguatan Juleha tidak cukup pada kemampuan melakukan penyembelihan. Pengetahuan mengenai penanganan hewan, kebersihan proses, hingga keamanan hasil sembelihan juga menjadi bagian penting menghasilkan pangan asal hewan yang berkualitas.

“Kami berharap peserta tidak hanya menerapkan pengetahuan untuk dirinya sendiri, juga mampu menularkan pada Juleha lainnya. Dengan begitu, manfaat pelatihan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.

Penutupan pada Sabtu (19/9) menandai berakhirnya rangkaian pelatihan selama lima hari. Setelah kembali ke daerah masing-masing, peserta diharapkan dapat menjalankan peran sebagai trainer dan memperluas manfaat pembelajaran kepada Juleha lainnya di Kabupaten Brebes. 

Juleha Brebes
Ketua DPD Juleha Brebes, Chasan Mudofar menyambut baik kerja sama dengan BBPKH Cinagara, ToT menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas Juleha sekaligus mendukung kebutuhan tenaga penyembelih halal di daerah.

“Kerja sama ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas Juleha di Brebes. Kami berharap peserta ToT nantinya dapat menjadi penggerak yang mampu berbagi pengetahuan dan keterampilan pada Juleha lainnya,” ujar Chasan.

Chasan Mudofar mengatakan penguatan Juleha berkaitan dengan upaya memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa proses penyembelihan dilakukan secara benar, baik dari aspek syariat maupun penanganan pangan asal hewan.

"Pelaksanaan ToT tersebut melanjutkan sinergi BBPKH Cinagara dan pemangku kepentingan di Brebes bagi pengembangan Juleha," katanya. 

Sertifikasi Kompetensi
Sebelumnya, BBPKH Cinagara terlibat Sertifikasi Kompetensi Juleha di Brebes yang diikuti 61 peserta pada Juli 2026. Kegiatan juga menjadi bagian dari penguatan Program Satu Desa Satu Juru Sembelih Halal (Sadesa Juleha) di Brebes.

Inneke Kusumawaty mengatakan, melalui ToT, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diteruskan kepada Juleha lain sehingga terbentuk lebih banyak tenaga penyembelih yang mampu menerapkan standar halal, higiene, sanitasi, dan kesejahteraan hewan. [yudi/timhumas bbpkhcinagara]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup