31 Mei 2026
Pertanian

Jambi Tancap Gas! Polbangtan Kementan Kawal Tanam Serentak CSR di Batanghari dan Sarolangun

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto [ke-5 kiri] pada Gertam Serentak di Kabupaten Batanghari, yang menjadi bagian dari momentum nasional Gerakan Percepatan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10.000 hektar yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia.

BATANGHARI  (Kepopedia) - Provinsi Jambi resmi menjadi bagian dari momentum nasional Gerakan Percepatan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia. 

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan kegiatan tersebut langkah strategis mempercepat peningkatan produksi pangan nasional sekaligus memperluas areal tanam baru produktif, seperti halnya di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Batanghari dan Sarolangun pada Kamis (9/4).

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Gerakan Tanam (Gertam) Serentak merupakan upaya konkret pemerintah menjawab tantangan pangan global sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. 

“Getam Serentak di lokasi CSR adalah langkah cepat dan terukur untuk memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman," katanya.

Kita tidak boleh menunggu, ungkap Mentan, harus bergerak cepat, tanam serentak dan pastikan seluruh lahan produktif dimanfaatkan optimal.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh peran aktif SDM pertanian, khususnya penyuluh dan petani.

“Gertam Serentak tidak hanya tentang menanam, juga memastikan pendampingan yang intensif di lapangan," katanya.

Polbangtan Bogor

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan kegiatan Gertam Serentak di Provinsi Jambi dipusatkan pada dua titik strategis yakni Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari dan lokasi CSR di Kabupaten Sarolangun. 

"Dengan total luasan tanam 29 hektare, kegiatan Gertam Serentak bukti nyata akselerasi perluasan area tanam sekaligus penguatan kontribusi daerah terhadap target nasional luas tambah tanam atau LTT," katanya.

Hadir pada kegiatan tersebut tiga pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan yakni Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto; Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi dan Kepala Balai Besar (BBRMP) Jambi. 

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen penuh Kementan mengawal implementasi program strategis di lapangan.

Yoyon Haryanto menambahkan, enyuluh dan seluruh SDM pertanian harus hadir sebagai motor penggerak agar lahan CSR benar-benar produktif dan berkelanjutan.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin menekankan pentingnya peran pendidikan vokasi dalam mendukung percepatan program strategis nasional. 

“Polbangtan sebagai institusi pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu mengawal program seperti CSR. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam implementasi di lapangan,” jelasnya.

Di lokasi utama Kecamatan Muara Bulian, kehadiran jajaran Kementerian Pertanian disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari. 

Turut hadir Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Camat Muara Bulian, Lurah Muara Bulian, serta Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kinerja Penyuluh Kabupaten Batanghari.

CSR Jambi

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal langsung pelaksanaan program di lapangan. 

“Pada hari ini, kami semua siap mensukseskan kegiatan gerakan tanam serentak 10.000 hektare di lokasi CSR, khususnya di Provinsi Jambi untuk Kabupaten Batanghari dan Sarolangun," ungkapnya.

"Hari ini merupakan tonggak untuk melaksanakan Cetak Sawah Rakyat. Tanam, tanam, tanam!” tegas Yoyon Haryanto.

Gertam Serentak menjadi bagian dari strategi besar Kementan dalam mempercepat realisasi target produksi pangan nasional. 

"Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta dukungan SDM pertanian yang kompeten, Provinsi Jambi diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan LTT nasional sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui optimalisasi lahan sawah baru yang produktif," pungkas Yoyon Haryanto. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup