31 Mei 2026
Pertanian

Dorong dan Dukung Profesionalisme ASN, Kementan Perluas Literasi Pengetahuan

post-img
BB PUSTAKA: Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho DP diwakili oleh Ketua Tim Kerja Layanan Perpustakaan, Sutarsyah mengingatkan jajaran BRMP Banten bahwa perpustakaan memiliki peran strategis, khususnya meningkatkan kualitas kinerja aparatur pertanian.

SERANG (Kepopedia) - Dalam era pertanian berbasis pengetahuan, akses terhadap informasi ilmiah menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur negara, khususnya pada Kementerian Pertanian RI (Kementan)

Menjawab kebutuhan tersebut, Kementan melalui Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) hadir memperluas akses pengetahuan bagi ASN pertanian dengan menggelar kegiatan ´Literasi Informasi Pertanian´ di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten di Serang pada Senin (30/3). 

Kegiatan yang mengangkat tema ´Cara Akses Informasi di Web Repositori Pertanian dan Jurnal EBSCO´ bertujuan meningkatkan kemampuan peserta mencari, mengelola dan memanfaatkan informasi pertanian secara efektif guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi jabatan.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk mengubah pola pikir, bekerja kreatif, dan berintegritas demi kemajuan bangsa. Pemanfaatan informasi dengan efektif bisa menjadi cara generasi muda mengubah pola pikirnya.

"Pencapaian dan kesuksesan generasi muda merupakan kebanggaan bangsa perlu terus dipertahankan. Keberhasilan bangsa lahir dari generasi berprinsip, beradab dan berintegritas," katanya.

“Bekerja keras 15 hingga 20 jam per hari. Tidak takut terhadap tekanan. Struggle now, enjoy later. Kalau kalian kerja keras hari ini, maka 15 tahun lagi kalian akan menuai kebahagiaan. Kalau kalian main-main sekarang, penderitaan akan menjemput di masa tua,” pesannya. 

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa inovasi serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor kunci dalam mendukung program prioritas Kementan, terutama mengantisipasi potensi darurat pangan.

BB Pustaka

Kepala BB Pustaka Kementan, Eko Nugroho Dharmo Putro diwakili oleh Ketua Tim Kerja Layanan Perpustakaan, Sutarsyah mengingatkan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis.

"Sebagai penyedia data yang kredibel serta sumber informasi yang dapat diandalkan dalam mendukung pencapaian target swasembada pangan," katanya.

Mengutip arahan Kabalai, Sutarsyah menambahkan, Perpustakaan juga berfungsi sebagai knowledge, yang berperan mendukung peningkatan kompetensi SDM lingkup Kementan.

Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Banten, ST Rukmini menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut, seraya mendorong seluruh peserta memanfaatkan jurnal yang telah dilanggan secara optimal. 

Rukmini menekankan, akses terhadap sumber ilmiah tersebut dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan karya tulis, khususnya bagi penyuluh pertanian di wilayah Banten.

Kegiatan diikuti oleh sejumlah pejabat fungsional lingkup BRMP Banten seperti Penyuluh, Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), Pengawas Benih Tanaman (PBT), Analis Standardisasi (Asta), Perencana dan Analis SDM Aparatur.

Rukmini mengharapkan para peserta mampu mengoptimalkan akses terhadap sumber informasi digital, khususnya melalui repositori pertanian dan jurnal internasional seperti EBSCO, sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja serta kontribusi nyata dalam pembangunan pertanian di wilayah Banten. (Muhamad Zuhdi/Shinta)

 

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup