31 Mei 2026
Pertanian

Akselerasi Swasembada Pangan, Kementan gelar Tanam Padi Serentak di Sumsel

post-img
SMKPPN SEMBAWA: Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso [tengah] mengatakan bahwa sebagai Sebagai PJ Brigade Pangan Sumsel, wewenangnya tidak hanya mengawasi juga memastikan solusi terhadap kendala-kendala yang dihadapi petani di Kecamatan Banyuasin l mulai akses benih hingga optimalisasi Alsintan.

 

BANYUASIN (Kepopedia) - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) menunjukkan komitmennya pada peningkatan produksi padi dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. 

Kementan melalui SMK PP Negeri Sembawa selaku Penanggung Jawab (PJ) Brigade Pangan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar ´aksi tanam padi serentak´ di Kecamatan Banyuasin l Kabupaten Banyuasin pada Kamis (26/02). 

Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Budi Santoso mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan, untuk memastikan ketersediaan pangan di tengah tantangan iklim global.

Kegiatan melibatkan Danramil Mariana, Kapoksi Penyuluh Sumsel, Katimker Penyuluh Sumsel, Katimker Penyuluh Kab Banyuasin, Kadis Merah Mata, Koordinator penyuluh Banyuasin l, Penyuluh pertanian Banyuasin I, POPT, BP,  Poktan dan Gapoktan.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus mendorong seluruh elemen Kementerian Pertanian untuk bekerja luar biasa demi mengamankan stok pangan nasional. Terkait aksi di lapangan, Mentan menegaskan pentingnya kolaborasi.

"Lahan-lahan yang berpotensi, termasuk melalui skema cetak sawah rakyat (CSR), harus segera dioptimalkan, setiap jengkal tanah harus menghasilkan pangan untuk meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan nasional," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menegaskan pemanfaatan lahan CSR membuktikan bahwa SDM kita kreatif dalam mencari solusi perluasan area tanam. 

"SDM Pertanian termasuk generasi muda dan para penyuluh adalah kunci keberhasilan program swasembada pangan. Aksi tanam serentak membuktikan bahwa pendampingan yang intensif dan penerapan inovasi teknologi mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan," katanya. 

SMKPPN Sembawa
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian ( Kapusdiktan), Muhammad Amin memberikan apresiasi tinggi atas semangat para petani. Ia menegaskan bahwa keberhasilan cetak sawah bukan hanya soal fisik lahan melainkan juga kapasitas SDM yang mengelolanya.

"Lahan cetak sawah rakyat ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk berdaulat secara pangan. Namun yang paling penting adalah bagaimana petani kita mengadopsi teknologi pertanian modern di lahan baru ini, dan memastikan bahwa pendampingan akan terus dilakukan agar produktivitasnya meningkat," katanya.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Budi Santoso mengatakan tanam serentak dilaksanakan pada lima provinsi di seluruh Indonesia salah satunya di Kabupaten Banyuasin, Sumsel berlokasi di BP Tani Makmur, Kecamatan Banyuasin l.

Sebagai PJ Brigade Pangan (BP) Sumatera Selatan, Kepala SMK PPN Sembawa, Budi Santoso tidak hanya mengawasi, juga memastikan solusi terhadap kendala-kendala yang dihadapi petani di Kecamatan Banyuasin l mulai dari akses benih hingga optimalisasi alat mesin pertanian (Alsintan).

"Kegiatan tanam serentak ini diharapkan dapat memotivasi wilayah lainnya di Sumatera Selatan untuk mempercepat masa tanam, sehingga target produksi padi nasional tahun ini dapat tercapai secara maksimal," katanya. [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup