31 Mei 2026
Pertanian

MAF Polbangtan Kaji Strategi Kementan Capai Swasembada Produksi Peternakan

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto mengatakan, forum rutin MAF menjadi wadah berbagi gagasan dan inspirasi antar akademisi, praktisi dan mahasiswa Polbangtan Bogor untuk memperkuat peran generasi muda pertanian menuju kemandirian pangan nasional.

BOGOR - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menggelar Millennial Agriculture Forum (MAF) edisi ke-39 bertema ´Strategi Mewujudkan Swasembada Pangan´, Sabtu (4/10) di Kampus Cinagara pada Sabtu (4/10).

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, forum rutin MAF menjadi wadah berbagi gagasan dan inspirasi antar akademisi, praktisi dan mahasiswa untuk memperkuat peran generasi muda pertanian menuju kemandirian pangan nasional.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi upaya Polbangtan Bogor yang konsisten menumbuhkan semangat intelektual dan praktis di kalangan milenial pertanian. Pasalnya, swasembada pangan bukan hanya cita-cita, tetapi tanggung jawab bersama.

"Forum seperti MAF membangun jembatan antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan aksi nyata di lapangan. Kita butuh generasi muda yang berpikir ilmiah tapi juga siap bekerja di sawah, kandang, dan pasar,” katanya.

Mentan Amran berharap mahasiswa Polbangtan menjadi motor penggerak pertanian modern, berani berinovasi, dan terus belajar agar Indonesia benar-benar mandiri pangan.

Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa MAF merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun kapasitas SDM pertanian. 

“Melalui MAF, mahasiswa dan insan pertanian muda dapat memperluas wawasan, berdiskusi dengan pakar, dan memahami peran strategis mereka dalam sistem pangan nasional,” katanya.

Menurutnya, kemandirian pangan tidak akan lahir tanpa SDM yang adaptif terhadap teknologi dan kebijakan. Polbangtan Bogor telah menunjukkan contoh nyata bagaimana pendidikan vokasi bisa menjadi garda depan transformasi pertanian.

Polbangtan Bogor

Empat narasumber dihadirkan pada MAF kali ini yakni Soedarmanto Indarjulianto, Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM membahas Peran Kesehatan Hewan dalam Meningkatkan Produktivitas Ternak: Inovasi dan Teknologi Terkini, I Ketut Wirata, Direktur Kesehatan Hewan Ditjen PKH Kementerian Pertanian, memaparkan Keamanan Pangan Hewani: Dari Peternakan Sehat Menuju Konsumen Aman, Mochamad Nandan Iskandar, Paramedik Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, membawakan topik Peran Paramedik Veteriner dan Penyuluh dalam Mendukung Swasembada Pangan, dan Yus Agriadi, Manager Brigade Pangan Jawara, berbagi pengalaman tentang Peran Strategis Brigade Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan.

Forum yang diinisiasi oleh Program Studi Kesehatan Hewan ini berlangsung dinamis dan interaktif, dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan peserta yang hadir secara daring maupun luring.

MAF edisi ke-39 ini tidak hanya mengupas isu teknis peternakan dan keamanan pangan, tetapi juga menguatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di bidang pertanian. Melalui diskusi, para peserta memperoleh pemahaman bahwa keberhasilan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor: akademisi, praktisi, penyuluh, dan masyarakat.

Forum ditutup dengan semangat kolaboratif dari seluruh peserta untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada sektor pertanian, sesuai dengan semboyan Polbangtan Bogor: Smart, Brave, and Productive Farmers. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup