31 Mei 2026
Pertanian

Swasembada Pangan, Polbangtan Kementan dan Gubernur Jambi Panen & Tanam di Bungo

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto [ke-4 kanan] mengikuti tanam padi serentak di Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo bersama Gubernur Jambi, Al Haris dan Bupati Bungo, H Dedy Putra beserta Forkopimda Pemkab Bungo sebagai bagian dari sinergi Kementan dengan pemerintah daerah.

BUNGO - Sinergi pemerintah pusat dan daerah terbukti menjadi kunci, seperti dilakukan Kementerian Pertanian RI melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk menggerakkan sektor pertanian demi mewujudkan swasembada pangan nasional. 

Sinergi tersebut tampak pada rangkaian kegiatan panen raya, penyerahan bantuan dan penanaman bersama di Kabupaten Bungo oleh Gubernur Jambi, Al Haris dan Bupati Bungo, H Dedy Putra didampingi Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah [Forkopimda] Pemkab Bungo, Selasa pekan lalu [5/8].

Kegiatan panen raya, penyerahan bantuan dan penanaman bersama berlangsung di Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo menjadi momentum penting bagi peningkatan produksi pangan di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa melalui program Brigade Pangan (BP), Kementan berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Guna mendorong terwujudnya swasembada pangan dengan peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi modern dan keterlibatan generasi muda.

“Brigade Pangan mengelola lahan pertanian secara terstruktur, dengan skala pengelolaan mencapai sekitar 200 hektare per BP. Program ini juga mencakup pengelolaan lahan rawa yang optimal dan pencetakan sawah rakyat, serta mengintegrasikan pendekatan berbasis komunitas dengan teknologi canggih,” katanya.

Hal senada dikemukakan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti bahwa BP menjadi garda terdepan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian.

“Mewujudkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing dibidang enjiniring dan teknologi pertanian”, tegas Santi.

Polbangtan Bogor
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, selain panen padi di Kabupaten Bungo, Jambi ditandai penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) langsung ke kelompok tani dan BP. 

Alsintan dimaksud antara lain masing-masing satu unit combine harvester kepada Kelompok Tani (Poktan) Serbaguna Dusun Bukit dan Poktan Berkarya Dusun, Kecamatan Jujuhan Ilir; Alsintan kepada BP Karya Bersama dan BP Bakti Bersama, Kecamatan Tanah Sepenggal; satu unit power thrasher kepada Poktan Danau Saluk di Dusun Teluk Pandak, Kecamatan Tanah Sepenggal.

Seusai penyerahan Alsintan, dilanjutkan dengan menanam padi sawah untuk Musim Tanam (MT) III. Dlanjutkan seremoni resmi, diawali pembacaan doa, laporan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta sambutan dari Bupati H Dedy Putra dn Gubernur Al Haris.

Dalam sambutannya, Gubernur Haris menekankan pentingnya menggarap lahan secara maksimal.

"Kalau di daerah kita banyak lahan tidur, artinya kita membiarkan uang ikut tidur. Kalau kita kerjakan lahan tidur, maka uangnya terbangun," katanya yang disambut antusias  oleh para petani.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto menegaskan peran aktif institusi pendidikan vokasi dalam mengawal dan sinergi program-program strategis Kementan di daerah, serta memastikan bahwa pendidikan yang diberikan relevan dengan kebutuhan lapangan dan teknologi pertanian terkini. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup