01 Juni 2026
Pertanian

Lomba Media Penyuluhan, Ajang Kreativitas Mahasiswa Dukung Swasembada Pangan

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto menegaskan, kreativitas mahasiswa dalam membuat video dan poster edukasi akan melahirkan penyuluh-penyuluh muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan penyuluhan. Bekal penting bagi mereka untuk mendukung pertanian maju, mandiri dan modern.

BOGOR - Dalam upaya memeriahkan Dies Natalis ke-7, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menghadirkan ´Lomba Media Penyuluhan bertajuk ´Peran Teknologi Pertanian dan Peternakan Mendukung Swasembada Pangan´. Lomba menjadi ajang kompetisi kreatif bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide inovatif dalam bentuk video penyuluhan dan poster edukasi.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, kompetisi terbuka bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia. Tanpa dipungut biaya pendaftaran, dengan menawarkan hadiah jutaan rupiah, piala, e-sertifikat dan pengalaman berjejaring dengan insan-insan muda pertanian yang inspiratif.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, menyambut positif sebagai bagian dari upaya regenerasi petani dan penyuluh di Indonesia. Penyuluhan adalah jantung dari keberhasilan pembangunan pertanian. 

"Polbangtan memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil sebagai penggerak inovasi dan agen perubahan di sektor pertanian. Karya-karya mahasiswa akan menjadi inspirasi bagi petani kita di seluruh nusantara,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian RI (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan bahwa literasi digital dan kemampuan komunikasi visual adalah keterampilan yang sangat penting bagi penyuluh pertanian modern. 

“Kreativitas mahasiswa dalam membuat video dan poster edukasi akan melahirkan penyuluh-penyuluh muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan penyuluhan. Bekal penting bagi mereka untuk mendukung pertanian maju, mandiri dan modern,” katanya.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menjelaskan bahwa media penyuluhan merupakan salah satu instrumen penting dalam mentransfer teknologi kepada masyarakat tani. 

“Melalui lomba, kami ingin mengasah kreativitas generasi muda untuk menjadi penyuluh yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi pertanian. Inilah langkah awal membentuk penyuluh masa depan yang responsif terhadap tantangan zaman,” katanya.

Yoyon Haryanto menambahkan, Polbangtan Bogor mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk ikut serta, menjadikan karya mereka sebagai penggerak perubahan, dan bersama-sama mewujudkan swasembada pangan Indonesia melalui penyuluhan inovatif. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup