07 April 2026
Pertanian

Gerakan Petani Muda, Wamentan Kukuhkan Pengurus Organisasi Petani Muda

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Wamentan Sudaryono mencicipi produk pertanian olahan hasil racikan mahasiswa/i Polbangtan Bogor usai pengukuhan pengurus baru Duta Petani Milenial dan Forum Komunikasi Organisasi Petani Muda Indonesia usai kegiatan Munas petani muda di Bogor.

BOGOR - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengukuhkan tiga tokoh penting dalam gerakan pertanian muda nasional pada acara di Aula Bina Karakter BBPMKP Ciawi.

Mereka yang dikukuhkan adalah Rendra Syahdan Mahmudin sebagai Ketua Duta Petani Milenial / Duta Petani Andalan (DPM/DPA), Mohammad Azwar Fuadi sebagai Koordinator Gerakan Petani Muda Indonesia, dan R. Sonny Soerojo Junior sebagai Koordinator Forum Komunikasi Organisasi Petani Muda Indonesia.

Sehari sebelumnya, para Duta Petani Milenial dari seluruh Indonesia berkumpul dalam Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih kepengurusan baru. Munas ini menjadi forum strategis dalam memperkuat jaringan dan kolaborasi antar petani muda, sekaligus merumuskan arah gerakan pertanian milenial ke depan.

Acara yang difasilitasi oleh YESS PPIU Jawa Barat ini dilaksanakan pada Rabu (21/5/2025), Wamentan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku pertanian inspiratif dari berbagai daerah, meliputi: Brigade Pangan Berprestasi, Penyuluh Pertanian Pendamping Berprestasi, Babinsa Inspiratif, dan Penerima Manfaat Program YESS Inspiratif.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan.

Dalam sambutannya, Sudaryono menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk terus hadir bagi para petani. 

"Saya minta petani Indonesia untuk terus ´pepet´ Kementan kejar kami, minta bantuan dalam hal apapun. Selama kami bisa bantu, apapun akan kami bantu demi meningkatkan produksi dan menjaga keberlangsungan stok pangan nasional," katanya.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam pernyataan terpisah menyampaikan bahwa petani milenial memiliki peran krusial dalam keberhasilan program swasembada pangan yang tengah digencarkan pemerintah. 

"Kita tidak bisa bicara masa depan pertanian tanpa melibatkan generasi muda. Petani milenial adalah agen perubahan yang mampu membawa inovasi, teknologi, dan semangat baru dalam sektor pertanian," tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya regenerasi petani sebagai kunci keberlanjutan sektor pertanian. 

"Kami terus mendorong lahirnya petani-petani milenial yang tangguh, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Mereka bukan hanya penghasil pangan, tapi juga motor penggerak swasembada pangan di era modern ini," ujarnya.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah dan petani muda.

"Begitu pula para pelaku pertanian lainnya demi mewujudkan pertanian Indonesia maju, mandiri, dan berkelanjutan. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup