01 Juni 2026
Pertanian

Dorong Percepatan Tanam di Serdang Bedagai, Kementan gelar Rakor P2T3

post-img
POLBANGTAN MEDAN: Direktur Nurliana Harahap berharap, melalui rapat koordinasi tersebut, hambatan yang selama ini mengganggu proses tanam dapat segera diatasi, sehingga target peningkatan LTT dalam program swasembada pangan dapat tercapai dengan maksimal.

SERDANG BEDAGAI  - Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pola Tanam dan Tertib Tanam (P2T3) pada Kamis (24/4).

Kegiatan tersebut bertujuan mempercepat program swasembada pangan melalui perluasan luas tambah tanam (LTT). 

Cakupan kegiatan pada tiga lokasi yakni Kantor Desa Tebing Tinggi, Kantor Desa Pekan Tanjung Beringin dan Kantor Desa Pematang Cermai.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Brigade Pangan Kecamatan Tanjung Beringin, kepala desa setempat, Koordinator Penyuluh dan penyuluh pendamping, mantri tani, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Penanggung Jawab (PJ) Kabupaten.

Kegiatan tersebut sejalan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang menargetkan LTT minimal bisa mencapai 1,6 juta hektar, sehingga peran semua pihak penting dalam menjaga ritme tanam.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menilai percepatan LTT yang merupakan program strategis Kementan mampu meningkatkan produktivitas dan produksi di lapangan. 

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, rapat koordinasi menjadi wadah diskusi terbuka untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan serta mencari solusi yang tepat. 

"Fokus utama pertemuan, sinkronisasi pola tanam yang lebih efektif dan penegakan prinsip tertib tanam, guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan lahan serta air," kata Nurliana dalam sambutannya.

Dia menekankan pentingnya sinergi antar pihak untuk mensukseskan program swasembada pangan nasional.

“Kunci kehidupan hanya perlu 3K yakni kemauan, kemampuan, dan kesempatan. Jika ketiga unsur ini ada dalam diri kita dan didukung oleh kolaborasi yang kuat, maka tidak ada tantangan yang tidak bisa kita atasi, termasuk dalam hal pencapaian LTT,” ungkap Nurliana Harahap.

Harapannya, melalui rapat koordinasi ini, hambatan yang selama ini mengganggu proses tanam dapat segera diatasi, sehingga target peningkatan LTT dalam program swasembada pangan dapat tercapai dengan maksimal.

Olah tanah dan pertanaman di Kabupaten Serdang Bedagai akan dilaksanakan pada awal Mei 2025. Mengingat Brigade Pangan setempat sudah menerima 24 ton benih dan bantuan lainnya. [yenni/risma/ira/timhumas polbangtanmedan]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup