03 April 2026
Pertanian

Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan Lakukan Penanaman MT 2 di Deli Serdang

post-img
POLBANGTAN MEDAN: Direktur Nurliana Harahap mengharapkan para petani segera menanam dan jangan sampai ada lahan tidur atau lahan kosong, sehingga menjadi lahan yang menghasilkan serta untuk segera percepatan tanam terutama Oplah.

DELI SERDANG - Kementerian Pertanian RI melakukan Tanam Bersama untuk Musim Tanam 2 di Dusun III, Desa X A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (13/4/2025) yang bertujuan melakukan percepatan tanam bagi terwujudnya swasembada pangan.

Penanaman perdana dilakukan oleh Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Ali Jamil, Plt Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Hortikultura Sumut, Kadis Pertanian Deli Serdang, BBPPTP, Wakil Direktur I, Gusti Setiavani yang mewakili Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Nurliana Harahap.

Penanaman dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Kesuma I yang memliki lahan seluas 25 hektar dengan jenis varietas Inpari 32.

Hal ini sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Program Brigade Pangan (BP) tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“BP adalah pasukan terdepan yang melibatkan petani dengan dikawal oleh penyuluh pertanian, Babinsa, dan pegawai ASN Kementan, serta generasi muda untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan sektor pertanian. BP menjadi garda terdepan dalam rangka menggerakkan para petani untuk lebih produktif terutama bagi petani milenial,” ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa mewujudkan swasembada pangan ini tidak bisa sendirian, kita harus terus bergandengan tangan dengan semua pihak.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, Polbangtan Medan terus melakukan pendampingan dan pemantauan kegiatan optimalisasi lahan dan juga melakukan monitoring pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) yang dimiliki BP.

“Kita harapkan petani agar segera menanam dan jangan sampai ada lahan tidur atau lahan kosong sehingga menjadi lahan yang menghasilkan,serta untuk segera percepatan tanam terutama Oplah,” katanya.

Pada kegiatan Tanam  Bersama juga dilaksanakan diskusi dengan kelompok tani mengenai harga pupuk dan harga gabah. Dalam pertemuan itu dipastikan gabah petani akan diserap oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kg.

Dalam pertemuan, juga dipastikan jika harga gabah di lapangan dibawah harga Rp6.500, maka Bulog akan segera turun ke lapangan. Ketiga mengenai  Irigasi masih banyak lahan irigasi yang sudah rata sehingga perlu diperbaiki. [yenni/risma/ira/timhumas polbangtanmedan]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup