TANJUNG JABUNG TIMUR - Program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melibatkan banyak pihak. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turut menyukseskan program swasembada pangan dengan mengkoordinir wilayah di Provinsi Jambi.
Beberapa hal yang dilakukan oleh Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto di antaranya meninjau pengawalan pelaksanaan panen raya di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Senin (7/4/2025).
Turut hadir menyaksikan penandatanganan kontrak pelaksanaan Site Investigation and Design (SID) antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi dengan Universitas Jambi pada Selasa (8/4/2025).
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia, meskipun menghadapi tantangan seperti krisis pangan global dan perubahan iklim.
"Kita harus optimistis bahwa Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam waktu dekat. Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan bekerja keras demi mewujudkan ketahanan pangan nasional," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian dalam upaya mencapai swasembada pangan nasional.
"BPPSDMP Kementan berkomitmen untuk mencetak SDM pertanian yang adaptif terhadap teknologi dan siap menghadapi tantangan global, guna memimpin transformasi sektor pertanian menuju modernisasi," katanya.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan kegiatan panen yang dilaksanakan bersama dengan BP Sumber Sejahtera ini menggunakan alat mesin pertanian modern berupa combine harvester.
"Alsintan modern tersebut merupakan bagian dari agenda panen serentak yang dilaksanakan di 14 provinsi di seluruh Indonesia, yang dipusatkan di Kabupaten Majalengka," katanya.
Sementara penandatanganan kontrak SID, ungkap Yoyon Haryanto, merupakan langkah strategis dalam perencanaan implementasi program oplah swasembada pangan 2025 di provinsi Jambi.
MoU berisi Penetapan Calon Petani Lokasi Kelompok Penerima Desain Optimasi Lahan Rawa Pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025.
"Adapun peran Kementan adalah melakukan pengawalan melalui para penyuluh terkait pelaksanaan SID untuk luasan 7.023 hektar," kata Yoyon Haryanto.
Program swasembada pangan di Provinsi Jambi menunjukkan perkembangan signifikan melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi lintas sektor.
Untuk meningkatkan kinerja program, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Polbangtan Bogor dan Bapeltan Jambi mengadakan rapat percepatan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Jambi.
Dengan berbagai upaya ini, Polbangtan Bogor terus berkomitmen untuk mencapai swasembada pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian dan sinergi antar instansi di Provinsi Jambi. [wisda/timhumas polbangtanbogor]