01 Juni 2026
Pertanian

Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, Polbangtan Kementan gandeng Swasta

post-img
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, inisiatif tersebut diharapkan mahasiswa Polbangtan Bogor dapat memperoleh pengalaman langsung dalam budidaya pisang serta memiliki keterampilan dalam mengelola usaha pertanian yang berkelanjutan.

KOTA BOGOR - Mahasiswa Program Studi Agribisnis Hortikultura Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kunjungi Taman Tanah Sereal di Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat pada Senin (17/3/2025) dalam upaya memperkuat kerjasama dengan mitra swasta, khususnya PT Mandiri Banana Indonesia (MBI).

Kunjungan ini turut didampingi oleh Ketua Jurusan Pertanian, Ketua Program Studi Agribisnis Hortikultura, Kepala dan Manajer Teaching Factory, Kepala Tim Kerjasama, serta para dosen. 

Tujuan kegiatan untuk menjajaki lebih lanjut peluang kolaborasi dalam mencetak petani milenial yang siap berwirausaha di sektor pertanian, khususnya dalam budidaya pisang barangan jumbo merah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Polbangtan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan di sektor pertanian.

"Kurikulum yang diterapkan di Polbangtan telah disusun secara adaptif dan berbasis pada kebutuhan industri pertanian modern," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyatakan sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementan, Polbangtan menerapkan kurikulum berbasis Teaching Factory (TeFa) yang mengintegrasikan praktik industri dengan pembelajaran akademik.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan, inisiatif tersebut diharapkan mahasiswa Polbangtan Bogor dapat memperoleh pengalaman langsung dalam budidaya pisang serta memiliki keterampilan dalam mengelola usaha pertanian yang berkelanjutan. 

Program tersebut diharapkan dapat mencetak petani milenial yang inovatif dan mampu menjadi job creator sektor pertanian, sehingga berkontribusi memperkuat ketahanan pangan nasional," katanya.

PT Mandiri Banana Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi hasil pertanian dan perkebunan, dengan fokus utama pada komoditas pisang. 

Dalam kesempatan ini, PT MBI menawarkan kerjasama strategis dalam mendukung pengembangan petani milenial yang berorientasi pada wirausaha. Pisang barangan jumbo merah menjadi pilihan utama dalam program ini karena memiliki berbagai keunggulan, antara lain rasa yang lezat, ukuran yang lebih besar, serta daya tahan yang lebih lama dibandingkan jenis pisang lainnya.

Selain itu, tingginya permintaan pasar terhadap pisang barangan di Indonesia menjadikannya sebagai peluang besar bagi para petani milenial.

Sebagai tindak lanjut kunjungan, kata Yoyon Haryanto, akan dilakukan pembuatan Demplot budidaya pisang barangan jumbo merah seluas 2.000 m² di lahan Teaching Factory (TEFA) Pertanian Polbangtan Bogor. 

"Demplot ini akan dikelola oleh mahasiswa dengan bimbingan tenaga ahli lapangan dari PT MBI," katanya lagi. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup