SERDANG BEDAGAI - Kabupaten Serdang Bedagai di Provinsi Sumatera Utara menggelar panen perdana tanaman padi, yang melibatkan Brigade Pangan Tebing I, Cermai I dan Cermai II, menandai keberhasilan awal program Oplah 2024.
Brigade Pangan di wilayah tersebut sukses melaksanakan panen perdana musim tanam pertama di Kecamatan Tanjung Beringin seluas satu hektar di BP Tebing 1 dengan hasil enam ton/ha pada Senin (3/3/2025).
Upaya tersebut menjadi langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) yang menjadi fokus utama dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Upaya tersebut sejalan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bahwa Program Brigade Pangan (BP) tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan lahan, juga menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
“BP adalah pasukan terdepan yang melibatkan petani dengan dikawal oleh penyuluh pertanian, Babinsa, dan pegawai ASN Kementan, serta generasi muda untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan sektor pertanian," katanya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa mewujudkan swasembada pangan tidak bisa sendirian, kita harus terus bergandengan tangan dengan semua pihak.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap selaku Penanggung Jawab (PJ) Brigade Pangan di Kabupaten Serdang Bedagai mengatakan, pihaknya terus mengawal program untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan.
“Pengawalan terus dilakukan dengan mendampingi BP, dengan mengerahkan ASN dan mahasiswa Polbangtan Medan untuk memastikan BP beroperasional seperti yang diharapkan sehingga ketahanan pangan dapat tercapai,” pungkasnya.
Kegiatan panen perdana dihadiri oleh Babinsa, penyuluh pendamping, anggota Brigade Pangan, serta mahasiswa dari Polbangtan Medan, yang turut memberikan dukungan terhadap kesuksesan panen perdana ini.
“Harapannya, Brigade Pangan di Kabupaten Serdang Bedagai dapat terus berkembang, memberikan hasil yang maksimal, dan berkontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta ketersediaan pangan di wilayah setempat,” kata Nurliana.
Menurutnya, BP menjadi garda terdepan dalam rangka menggerakkan para petani untuk lebih produktif terutama bagi petani milenial,” katanya. [yenni/risma/ira/timhumas polbangtanmedan]