01 Juni 2026
Pertanian

Forum DMSF, Kementan dan PPIU YESS Jabar Tingkatkan Sinergi bagi Regenerasi Petani

post-img
PROGRAM YESS JABAR: Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto menegaskan komitmen Kementan bersama Program YESS PPIU Jabar mendukung kesinambungan Program YESS Jawa Barat untuk mendukung regenerasi petani dan swasembada pangan.

BANDUNG - Dalam upaya meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan untuk mendukung regenerasi petani dan penumbuhan wirausaha muda di sektor pertanian, Kementerian Pertanian RI bersama Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Jawa Barat menyelenggarakan District Multi Stakeholders Forum 2024 (DMSF).

Forum DMSF yang diadakan oleh Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Program YESS Jawa Barat tersebut digelar di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini  diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Kegiatan tersebut sejalan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman untuk meningkatkan produksi pangan strategis.

"Hal itu, tentunya memerlukan dukungan SDM pertanian yang memiliki potensi besar dari usia produktif yakni generasi milenial sebagai petani muda," katanya.

Sejalan hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Idha Widi Arsanti menjelaskan Program YESS menjadi barometer menciptakan petani muda yang mampu memberdayakan sumber daya alam dengan kekuatan SDM di dunia bisnis.

"Program YESS diharapkan dapat membuka peluang bagi generasi muda di pedesaan untuk menjadi wirausahawan di bidang pertanian serta mencetak tenaga kerja yang terampil dan kompeten dalam sektor tersebut," katanya.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan bahwa kegiatan DMSF tersebut bertujuan membangun kesepakatan antara para pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan berbasis klaster komoditas.

"Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan kewirausahaan pemuda di setiap daerah sasaran Program YESS, khususnya di Provinsi Jawa Barat," katanya.

Forum DMSF dirancang untuk berbagi informasi tentang Program YESS yang telah berjalan dan rencana kegiatan ke depan, sekaligus menjajaki potensi kerjasama antar pihak terkait. Program YESS, yang didanai oleh International Fund for Agricultural Development (IFAD).

"Tujuannya, menciptakan peluang bagi pemuda di pedesaan untuk mengembangkan ekonomi lokal melalui kewirausahaan dan pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal," kata Yoyon Haryanto.

Project Manager YESS PPIU Jabar, Aminuddin Alfat menambahkan kegiatan DMSF berupaya menyosialisasikan capaian Program YESS Tahun 2024 serta rencana kegiatan di masa mendatang.

“Melalui pelaksanaan DMSF, diharapkan terwujudnya kolaborasi yang sinergis dalam pengembangan ekosistem kewirausahaan berbasis pertanian,” katanya.

Aminudin Alfat menambahkan, kegiatan DMSF 2024 dilaksanakan di lima kabupaten wilayah Program YESS Jabar yang terbagi dalam dua tahap.

Tahap pertama dilaksanakan pada semester awal yakni Kabupaten Cianjur di Aula Bappelitbangda pada 19 Juli 2024; Kabupaten Sukabumi di Aula Bappelitbangda, 15 Juli 2024; Kabupaten Subang di Aula BP4D, 4 Juli 2024; Kabupaten Tasikmalaya di Aula Bappelitbangda, 11 Juli 2024; Kabupaten Bogor di Aula Setda Kabupaten, 12 Juli 2024, sedangkan tahap kedua dilaksanakan pada bulan Desember.

Aminudin menambahkan, Program YESS di Jawa Barat yang dikelola oleh PPIU Jabar melalui Polbangtan Bogor menjadi salah satu percontohan global dalam pengembangan pemuda di bidang pertanian.

"Dengan semangat kolaborasi, pelaksanaan DMSF diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan Program YESS, mempercepat regenerasi petani dan menciptakan pertanian yang berbasis pada wirausahawan muda yang inovatif dan mandiri. [wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup