INDRAMAYU - Kementerian Pertanian (Kementan) menggalakkan Program Pertanian Modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian di beberapa provinsi di Indonesia. Politeknik Pertanian Pembangunan (Polbangtan) khususnya Polbangtan Bogor mendukung program Kementan selaku tim penanggungjawab program Pertanian Modern di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara terkuat di dunia melalui pengelolaan pertanian. Karena itu, dia ingin insan pertanian bekerja keras dan memiliki integritas.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan program pertanian modern bertujuan untuk memfasilitasi para petani di lapangan menggunakan alsintan sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Baru beberapa bulan berjalan, program Pertanian Modern dapat menyinergikan para petani binaan membentuk koperasi yang dinamakan Koperasi Sri Unggul Sejahtera.
Koperasi yang berlokasi di kecamatan Bangodua ini diresmikan secara langsung oleh Pjs. Bupati Indramayu, Dedi Taufik Kurohman pada Kamis (03/10).
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto dalam laporannya mengatakan 10 ribu hektar lahan yang digarap di Indramayu diharapkan dapat memberikan hasil maksimal melalui bantuan para mentor (alumni Polbangtan/PEPI) dan mahasiswa magang MSIB hasil sinergi dari Kementan dan Kemendikbud.
Ketua Koperasi Sri Unggul Sejahtera, Taryono mengatakan hal itu merupakan prestasi baru karena dengan adanya koperasi ini diharapkan dapat mewadahi petani mulai dari hulu ke hilir.
Pjs Bupati Indramayu, Dedi Taufik berharap program pertanian modern dapat menjadi kolaborasi antara petani muda dan petani senior. Bekerjasama dalam menggunakan alsintan untuk memudahkan pekerjaan petani sehingga dapat menghasilkan produksi yang optimal. [wisda/timhumas polbangtanbogor]