DAIRI - Petani di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk menyukseskan target Program Perluasan Areal Tanam [PAT] dengan melakukan tumpang sisip [Tusip] padi gogo pada lahan pertanian mereka.
Komitmen tersebut mengemuka pada Focus Group Discussion [FGD] yang dihadiri petani dan penyuluh Dairi, Kementerian Pertanian RI diwakili oleh Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] khususnya Polbangtan Medan; Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi; Kodim 0206/Dairi pada Selasa [17/9].
Sebagai bentuk keseriusan petani, untuk pelaksanaan program dari Kementan, maka para petani telah membuat komitmen yang ditandatangani oleh para petani yang diketahui oleh Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini; Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi, Robot Manulang; dan Kodim 0206/Dairi.
Komitmen dilakukan oleh petani dari 15 desa pada tiga kecamatan yakni Kecamatan Sumbul, Parburuan dan Pegagan Hilir.
Upaya tersebut sejalan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bahwa solusi cepat yang ditawarkan Kementan adalah Program PAT.
Mentan Amran menyakini, apabila program tersebut dijalankan, maka Indonesia dapat mewujudkan swasembada pangan dan juga menjadi lumbung pangan dunia.
“Ingat, saat ini ada banyak negara yang mengalami penurunan produksi. Ada banyak penduduk dunia yang menderita kelaparan, karena itu harus kita mitigasi dengan solusi cepat,” katanya.
Senada hal itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Idha Widi Arsanti menyebutkan bahwa Proram PAT menjadi solusi cepat dalam upaya mitigasi kekeringan akibat El Nino.
Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan bahwa target dari penanaman padi gogo melalui tumpang sisip di ditargetkan tercapai pada akhir September 2024 dengan luas lahan 605 hektar, sementara saat ini sudah tercapai 599 hektar dari 1.191 hektar yang ditargetkan.
“Tumpang sisip padi gogo ini ditargetkan 100 persen selesai pada 30 September 2024 dengan benih variaetas Seni dari Jambi dengan deskripsi ketinggian 700 dpl,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi, Robot Simanullang menegaskan kepada para petani untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Kementan dalam pelaksanaan PAT untuk tumpang sisip padi gogo.
“Program Kementan harus kita dukung. Ikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” katanya. [yenni/risma/ira/timhumas polbangtanmedan]