TULUNGAGUNG - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan mengatakan, program Perluasan Areal Tanam [PAT] oleh Kementerian Pertanian RI saat ini menggalakkan salah satunya program pompanaisasi.
"Program PAT bertujuan untuk menyediakan air hingga ke lahan sehingga dapat mewujudkan perluasan areal tanam.
Kami mendorong sepenuhnya pompanisasi bagi peningkatan produksi dan perluasan areal tanam,” katanya.
Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Idha Widi Arsanti menyebutkan, PAT menjadi solusi cepat dalam memitigasi kekeringan akibat El Nino.
"Kementan ingin mendorong pengelolaan Alsintan melalui Program IMMACo bisa berjalan lebih baik dan semakin menuntungkan mendatangkan kemanfaatan dan terus berkembang," kata Kabadan SDM Kementan yang akrab disapa Santi.
Dengan adanya program IMMACo, Santi harapkan proses produksi padi akan semakin efisien, petani semakin produktif, dan bargain position petani semakin tinggi.
Guna memenuhi target Mentan dan komitmen Kabadan SDM, Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana mengerahkan mahasiswanya dalam pengawalan pelaksanaan PAT di Kabupaten Tulungagung melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian Pemkab Tulungagung dan Kodim 0807/Tulungagung pada Senin [2/9].
"Koordinasi bertujuan memperkuat sinergi mahasiswa Polbangtan Malang dengan dinas pertanian dan Kodim Tulungagung dalam menyukseskan Program PAT yang direncanakan berjalan hingga Desember 2024," katanya.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Bidang Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian dan Usaha Tani, Edy Purwo Santoso, Kepala Bidang Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian Mahmudi serta Pasiter Kodim 0807 Wasis Bintoro.
Program tersebut diinisiasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Tulungagung, terutama dengan memotivasi petani untuk menanam padi dan mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Dalam sambutannya, Edy Purwo Santoso menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa Polbangtan Malang atas kontribusi aktif mereka dalam mendukung pelaksanaan program ini.
"Kami berterima kasih pada mahasiswa Polbangtan Malang yang telah andil dalam mengawal Program PAT di Kabupaten Tulungagung. Kami siap bekerja sama demi kesuksesan program," ujarnya.
Wasis Bintoro, Pasiter Kodim Tulungagung menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung dan bekerja sama dengan mahasiswa dalam menjalankan program tersebut.
"Sinergi yang terjalin antara dinas pertanian, Kodim, dan mahasiswa Polbangtan Malang akan menjadi kunci keberhasilan program," ungkapnya.
Direktur Udrayana menambahkan, koordinasi mencakup pembahasan mengenai strategi untuk memotivasi para petani agar aktif menanam padi, serta identifikasi kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.
"Dengan adanya kerja sama yang solid, diharapkan Program PAT dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tulungagung," katanya lagi.
Udrayana menambahkan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam pelaksanaan Program PAT, di mana peran aktif mahasiswa Polbangtan Malang diharapkan dapat membantu memaksimalkan potensi pertanian di Tulungagung melalui bimbingan dan pendampingan yang berkelanjutan. [didit/timhumas polbangtanmalang]