03 Juni 2026
Pertanian

Kementan Beri Peluang Pelajar Kenali untuk Cintai Pertanian via TeFa Polbangtan

post-img
POLBANGTAN MEDAN: Siswa/i SMAN 1 Portibi di Padang Lawas Utara bersama supervisor dan mahasiswa/i Polbangtan Medan yang mendampingi kegiatan pelatihan hidroponik dan aquaponik, dalam upaya Kementan membangun kecintaan generasi muda pada sektor pertanian.

MEDAN  - Kementerian Pertanian RI memberi kesempatan bagi pelajar sekolah dari seluruh Indonesia, untuk belajar tentang pertanian seperti dilakukan siswa/i SMAN 1 Portibi di Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sulawesi Utara mengikuti pelatihan hidroponik di Polbangtan Medan pada Selasa [27/2].

Kegiatan pelatihan hidroponik diikuti 20 siswa/i didampingi seorang guru pendamping, yang disambut baik Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini beserta jajaran dan civitas academica dari Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] lingkup Kementan di Sumatera Utara tersebut.

Kunjungan tersebut sejalan arahan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman untuk pengembangan ekosistem baru di sektor pertanian agar generasi muda memiliki ruang untuk untung, sehingga pertanian menjadi idola usaha generasi muda.

“Saya ingin agar anak-anak muda kita juga mau melirik pertanian sebagai sektor yang diunggulkan,” katanya.

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi dengan memberdayakan para pemuda tani.

"Tujuannya, memanfaatkan sumberdaya alam pertanian di pedesaan secara optimal, profesional, menguntungkan dan berkelanjutan tentunya mereka ini akan siap menghadapi era milenial," katanya.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini menyambut baik kegiatan tersebut, yang merupakan kunjungan dinas SMAN 1 Portibi guna mencari informasi terkait Polbangtan Medan beserta pelatihan hidroponik bagi seluruh siswa yang mengikuti kunjungan tersebut.

"Kegiatan pelatihan berupa pengenalan terhadap budidaya hidroponik, termasuk di dalamnya penjelasan terkait aquaponik maupun pembuatan persemaian sayur hidroponik menggunakan rockwool," katanya.

Yuliana Kansrini menambahkan, pelatihan juga terkait praktik persemaian sayur hidroponik, praktik pembuatan pupuk AB mix, praktik perawatan hingga panen sayur hidroponik.

Polbangtan Medan memberi kesempatan siswa SMAN 1 Portibi ke Teaching Factory [TeFa] Miniplant Industry dan Modern Nursery Coffee. Siswa/i mendapat penjelasan tentang proses pengolahan dari buah ceri hingga siap saji.

"Siswa dan siswi SMAN 1 Portibi dari Padang Lawas Utara juga diajarkan praktik olahan kopi modern seperti cappucino, caramel machiato dan aneka minuman kopi kekinian yang disukai anak muda zaman now," katanya lagi. [yenni/ira/timhumas polbangtanmedan]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup