MEDAN - Peningkatan produktivitas padi dan jagung masih menjadi fokus kegiatan Kementerian Pertanian RI pada 2024. Untuk itu, semua unit kerja di bawah Kementan, termasuk Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] khususnya Polbangtan Medan tetap mendukung program tersebut.
Salah satu bentuk dukungan terhadap program tersebut yaitu keterlibatan Polbangtan Medan mendampingi kegiatan peningkatan produktivitas padi dan jagung di Kabupaten Toba [Toba Samosir], Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.
Hal itu mengemuka pada Workshop Perencanaan Perkuliahan Semester Genap Ta 2023/2024 dan Sinergitas Rencana Kerja Ta 2024 Polbangtan Medan selama tiga hari, 29 - 31 Januari 2024 di Hotel Santika Dyandra, Medan.
Upaya Polbangtan Medan sejalan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang fokus dalam satu tahun masa jabatannya adalah memperkuat produksi berbagai komoditas strategis seperti padi dan jagung sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo untuk menekan impor agar dapat swasembada.
“Swasembada pangan yang pernah diraih harus kembali dicapai dengan melanjutkan program-program yang baik,” katanya.
Mentan Amran menegaskan bahwa Kementan menargetkan produksi beras pada 2024 sebesar 35 juta ton, meningkat dari 2023 yang mencapai 31 juta ton.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi memastikan dukungan pihaknya terhadap program utama dan strategis Kementan.
"BPPSDMP Kementan menyiapkan SDM pertanian untuk menjamin produktifitas, kontiyuitas dan ketahanan pangan berupa penumbuhan 2,5 juta pengusaha pertanian milenial hingga 2024," katanya.
Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan sesuai dengan arahan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi bahwa setiap pegawai harus dapat melaksanakan keputusan/kegiatan yang sudah ditentukan dan menjaga kinerja setiap pegawai.
“Harus menjaga kekompakan. Bangun komunikasi yang baik serta bekerja sama untuk mendukung semua kegiatan maupun program Kementan," katanya saat membuka Workshop Perencanaan Perkuliahan Semester Genap Ta 2023/2024 dan Sinergitas Rencana Kerja Ta 2024 Polbangtan Medan di Medan, Senin [29/1].
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unit kerja Polbangtan Medan, untuk memaparkan evaluasi kinerja dan diskusi guna mendapatkan masukan pada Penyusunan Rencana Kerja pada 2024.
Salah satu upayanya yakni, kata Yuliana, kegiatan pengabdian masyarakat harus fokus pada komoditas padi dan jagung [jurusan pertanian) sedangkan jurusan perkebunan bisa dilakukan intercropping tetap dengan komoditi padi dan jagung. [yenni/ira/timhumas polbangtanmedan]