04 Juni 2026
Pertanian

Petani & Penyuluh CSA Banyuasin Dukung Target Mentan di Sumatera Selatan

post-img
PROGRAM SIMURP: Mentan Amran Sulaiman didampingi Kepala Dinas Pertanian TPH Pemprov Sumsel, HR Bambang Pramono swafoto bersama petani dan penyuluh Kabupaten Banyuasin dalam rangkaian kunjungan kerja di Sumatera Selatan.

BANYUASIN - Petani dan penyuluh berwawasan Pertanian Cerdas Iklim/Climate Smart Agriculture [CSA] di Kabupaten Banyuasin komitmen mendukung upaya Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman pada Provinsi Sumatera Selatan, untuk melanjutkan capaian swasembada 2019 dan 2020, sehingga Indonesia tidak perlu mengimpor beras lagi.

Komitmen tersebut mengemuka atas kehadiran Mentan Amran Sulaiman di Banyuasin, medio November, didampingi Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi; PJ Gubernur Sumsel, Agus Fatoni; Kepala Dinas Pertanian, HR Bambang Pramono dan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementan [Pusluhtan] Bustanul Arifin Caya.

Mentan mengajak petani dan penyuluh di seluruh Sumsel meningkatkan produksi padi dan jagung guna mendukung pencapaian swasembada sehingga dapat menekan impor.

"Kami siapkan alsintan dan pupuk. Kalau dulu harus ada Kartu Tani, baru dapat pupuk. Sekarang cukup KTP dapat pupuk, ini sedang kita proses harmonisasinya," katanya.

Pada 2019 dan 2020, kata Mentan, kita swasembada yang bekerja adalah kita, petani penyuluh dan Babinsa, untuk itu harus kita lanjutkan dan Sumsel dapat menjadi penyelamat pangan Indonesia.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan pertemuan yang berlangsung di SMKPP Negeri Sembawa bertajuk ´Dukungan Penyuluhan dan Petani Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung di Provinsi Sumatera Selatan´.

"Tujuan kegiatan, memotivasi penyuluh, para petani dan steakholder yang terkait dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi dan jagung di Sumatera Selatan," katanya.

Sebagai pengingat, Sumsel merupakan penyangga komoditas pangan strategis yang mempunyai potensi lahan sawah, lahan kering dan lahan rawa.

Kegiatan tersebut dihadiri seribu orang yang terdiri atas petani milenial, Kelompok Wanita Tani (KWT), P4S, KTNA dan para penyuluh Sumsel. [timsimurpkementan]

 

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup