04 Juni 2026
Pertanian

Plt Mentan Pimpin Pejabat Kementan Teken Pakta Integritas, Pulihkan Kepercayaan Publik

post-img
PAKTA INTEGRITAS: Plt Mentan Arief Prasetyo Adi [ke-7 kiri] didampingi Wamentan Harvick Hasnul Qolbi [ke-5 kanan] bersama para pejabat eselon satu Kementan usai penandatanganan Pakta Integritas untuk memulihkan kepercayaan publik pada Kementan.

JAKARTA - Pelaksana Tugas [Plt] Menteri Pertanian RI Arief Prasetyo Adi meminta jajaran di Kementerian Pertanian RI untuk segera bangkit dari keterpurukan dengan membuka lembaran baru dan menyongsong Zero Tolerance for Integrity sebagai Pakta Integritas bagi semua pejabat eselon I dan II lingkup Kementan.

Bagi Arief, integritas adalah nyawa sekaligus pegangan penting dalam menjalankan setiap tugas dan fungsi kerja. Integritas merupakan parameter keberhasilan membangun kesejahteraan rakyat.

"Kita pulihkan lagi integritas dan kepercayaan publik. Nomor satu zero tolerance for integrity. Nomor dua bangkit dari keterpurukan. Kejadian kemarin-kemarin kita lupakan.  Sekarang saatnya kita membuka lebaran baru," kata Plt Mentan Arief saat memimpin penandatangan Pakta Integritas di Jakarta, Kamis [12/10].

Dia menambahkan, pemulihan reputasi Kementan harus dimulai dari sekarang, dengan menanamkan semangat anti korupsi terhadap setiap pegawainya, dengan menyiapkan Program Quick Wins dalam waktu tiga bulan ke depan. 

Program Quick Wins adalah langkah inisiatif yang sangat cepat untuk mereformasi birokrasi terutama yang berkaitan dengan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme [KKN].

"Saya sebagai Plt Mentan diperintahkan oleh Presiden Jokowi untuk mengembalikan ini semua sampai nanti ada Mentan. Saya sudah minta seluruh pejabat Eselon I untuk membuat Quick Wins tiga bulan ke depan. Ini harus selesai sampai Desember 2023," katanya didampingi Wakil Mentan, Harvick Hasnul Qolbi.

Plt Mentan mengaku optimistis penerapan Pakta Integritas akan mampu membawa Kementan jauh lebih baik lagi serta memiliki martabat dan kepercayaan publik yang tinggi dari masyarakat luas, kuncinya pada Zero Tolerance for Integrity.

"Saya yakin dan percaya, Kementan setelah ini adalah kementerian yang bermartabat. Kementerian yang bisa dibanggakan dan kementerian yang bisa menjadi contoh bagi kementerian lainnya," ungkap Arief Prasetyo Adi.

 

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup