DAIRI - Tim dosen Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] dari Kementerian Pertanian RI melakukan Pembinaan Desa Mitra [PBM] bagi kelompok tani [Poktan] di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara berupa edukasi penyusunan proposal pinjaman Kredit Usaha Rakyat [KUR] dan pengembangan hasil pertanian dari hulu ke hilir.
Tim dosen terdiri atas Yusra Muharami Lestari dan Makruf Wicaksono di Desa Parbuluan sementara Mawar Indah Parangin-angin dan Rahmi Eka Putri memberikan edukasi di Desa Perjuangan di bawah koordinasi Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat [UPPM] Polbangtan Medan, Firman RL Silalahi.
Kegiatan tersebut sejalan harapan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang mendorong petani memanfaatkan akses modal KUR untuk mengembangkan skala usaha pertaniannya bagi peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan.
"Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota harus mengubah gaya pembiayaan yang selama ini sangat bergantung pada anggaran negara, diubah dengan cara melibatkan partisipasi perbankan maupun swasta," katanya.
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa Pengabdian Masyarakat oleh Polbangtan sebagai wadah belajar dan mengajar, tukar menukar informasi, pengalaman serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerja sama antara petani nelayan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah.
"Dengan adanya kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh pendidikan vokasi Kementan, diharapkan dapat membangkitkan semangat tanggung jawab sebagai sarana memantapkan penguatan komoditas lokal untuk kemandirian pangan," katanya.
Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan Polbangtan yang merupakan unit pelaksana teknis [UPT] pendidikan dari Kementan menggelar pengabdian masyarakat sebagai implementasi UU Sistem Pendidikan Nasional No 20/2013, utamanya Pasal 20, "salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat."
"Dari kegiatan tersebut, diharapkan pengetahuan petani untuk mengakses modal perbankan melalui KUR dapat mengembangkan bisnisnya dari hulu hingga hilir," katanya.
Sementara Kepala UPPM Polbangtan Medan, Firman RL Silalahi bahwa pihaknya fokus pada pengembangan kelompok tani di Kabupaten Dairi terkait KUR dan pengolahan hasil pertanian di sisi hilir.
"Dari kegiatan tersebut, diharapkan pengetahuan petani Dairi akan meningkat, dalam pengembangan produk hilir hasil pertanian didukung permodalan KUR," katanya. [ira/timhumaspolbangtanmedan]