BANYUASIN - Produktivitas padi Demonstration Plot [Demplot] dari Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture [CSA] Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin di Provinsi Sumatera Selatan pada 2022 sebesar 4,62 ton/ha sementara lahan Non CSA hanya 4,30 ton/ha seperti dilansir Realisasi & Kegiatan SIMURP 2023 pada Forum Semesteran yang digelar Kementerian Pertanian RI di Surabaya, Sabtu [20/7].
Capaian Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project [SIMURP] kedua kabupaten lokasi SIMURP disambut optimistis Tim SIMURP Sumsel dengan menggelar Farm Field Day [FFD] di lokasi Scalling Up Kecamatan Karang Agung Ilir di Kabupaten Banyuasin pada Senin [24/7].
Dihadiri Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Banyuasin, Sarip SP didampingi Forkopimda setempat dan Tim Pembina SIMURP, petani bersama penyuluh lokasi Demplot CSA melakukan survei lapangan melalui penghitungan metode ubinan.
Hasilnya? Produktivitas gabah kering panen [GKP] mencapai 6,048 ton/ha pada lokasi CSA Kabupaten Banyuasin.
Upaya SIMURP menyosialisasikan CSA melalui FFD sejalan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa metode ubinan atau pengambilan sampel, mutlak dilakukan agar tidak ada perbedaan data.
"Misalnya, definisi lahan baku sawah yang bergeser penggunaannya untuk menanam jagung," katanya.
Definisi terhadap sawah, misalnya, kata Mentan Syahrul, kalau tanam jagung, masih sawah kan namanya? Definisi itu dilakukan penyesuaian di pertanian apa pun tanaman di dalamnya, lahan itu lahan baku sawah.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi mengingatkan tentang pentingnya kegiatan pengubinan.
"Pengubinan, istilah yang biasa dipakai penyuluh dan petugas statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen tanaman pangan," katanya.
Dedi Nursyamsi menambahkan, metode ubinan dapat diterapkan pada budidaya tanaman padi dengan cara sederhana. Cukup dengan mengukur beberapa meter untuk dijadikannya tolak ukur atau perwakilan dari jumlah hasil perpetak sawah yang ingin kita ketahui hasilnya.
Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementan [Pusluhtan] Bustanul Arifin Caya menegaskan komitmen pemerintah pada upaya mengantisipasi dampak negatif perubahan iklim global melalui CSA.
"Tujuannya, meningkatkan produksi, produktivitas, indeks pertanaman atau dan menurunkan emisi Gas Rumah Kaca disingkat GRK," katanya.
Pengubinan, istilah yang dipakai penyuluh dan petugas statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen tanaman pangan.
Sebagaimana diketahui, ubinan adalah salah satu metode di pertanian guna mengetahui perkiraan jumlah hasil yang akan didapat pada saat panen.
Penerapannya tergolong mudah dan sederhana, dengan rumus hasil ubinan dikalikan luasan per hektar dan jumlah luasan ubinan sama dengan jumlah hasil panen per hektar.
Kegiatan ubinan pada FFD di lokasi Demplot CSA Kecamatan Karang Agung Ilir, Banyuasin melalui pengambilan tiga titik sampel ubinan, dengan ukuran 2,5 x 2,5 meter yang dilakukan simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Banyuasin, Sarip SP.
Dari hasil tersebut, kelompok tani [Poktan] pelaksana Demplot CSA beserta Tim SIMURP sangat bersyukur dan mengapresiasi dukungan Kementan dan stakeholders atas capaian tersebut.
Walaupun sempat terkendala hujan, kegiatan FFD berjalan lancar dilanjutkan Temu Wicara dengan Kadistan Sarip SP dan Forkopimda kemudian demonstrasi panen padi modern dengan mesin panen [combine harvester] serta sosialisasi penggunaan teknologi CSA pada lahan Demplot. [timsimurpkementan]