18 Juni 2026
Pertanian

Pacu Produktivitas, BBPP Kementan Dukung Panen Raya Sejuta Hektar

post-img
BBPP BINUANG: Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] melakukan panen raya pada empat kabupaten di Provinsi Banten, yang dipimpin oleh Kabadan Dedi Nursyamsi di Kabupaten Serang, tepatnya di Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara seluas 353 hektar.

TAPIN - Kementerian Pertanian RI melakukan ´Panen Raya Nusantara Sejuta Hektar yang dilakukan serentak pada sejumlah sentra padi di 131 kabupaten/kota dari 30 provinsi pada Kamis [9/3].

Panen raya dipusatkan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kegiatan serupa dilakukan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] pada empat kabupaten di Provinsi Banten, yang dipimpin oleh Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi di Kabupaten Serang, tepatnya di Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara seluas 353 hektar.

Kepala BBPP Binuang, Bambang Haryanto selaku pimpinan Balai Besar Pelatihan Pertanian [BPPP] yang merupakan unit pelaksana teknis [UPT] pelatihan dari Kementan di Kalimantan, berkomitmen menggenjot produksi dan produktivitas padi di wilayah Kalimantan.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kinerja petani Indonesia. Berkat kerja kerasnya, seluruh capaian pertanian menunjukan hasil yang positif.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja petani Indonesia. Di tengah segala kondisi, kita tidak pernah ragu menghadapinya karena ada sector pertanian yang terus bekerja maksimal," katanya.

Mentan Syahrul menambahkan berdasarkan prognosa atau perkiraan Badan Pusat Statistik [BPS] luas panen padi pada Februari 2023 mencapai 1,4 juta hektar dan puncak panen berlangsung pada Maret dan April.

"Berarti, jika produktivitas enam ton per hektar, ada produksi padi lebih kurang 4 juta ton, sehingga ini membuktikan adanya panen raya padi dengan produksi atau ketersediaan," katanya lagi.

Apresiasi pada insan-insan pertanian di seluruh Indonesia, juga dikemukakan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi atas kinerja petani, penyuluh, Poktan, Gapoktan, penggilingan padi dan semua pelaku perberasan nasional, karena berhasil meningkatkan produksi dan produktivitas padi.

"Panen raya padi ini juga merupakan pembuktian petani Indonesia mampu memanfaatkan dan mengoperasikan peralatan modern pertanian seperti combine harvester," katanya.

Dalam pesannya, Dedi Nursyamsi mengingatkan agar para petani dapat bahu-membahu untuk menciptakan pertanian yang maju, mandiri dan modern. 

"Akhir kata, mari kita bahu-membahu untuk menciptakan pertanian makin Maju, Mandiri dan Modern," katanya. [jeka/agus/timhumasbbppbinuang]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup