19 Juni 2026
Pertanian

Wamentan Harvick: "Pertanian, Sektor Utama Pendukung IKN Nusantara"

post-img
BBPP BINUANG: Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Husnul Qolbi kunjungan kerja di Kabupaten PPU didampingi Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati [hijab kuning] untuk mendorong petani dan penyuluh mengembangkan potensi pertanian wilayah penyangga IKN Nusantara.

PENAJAM PASER UTARA - Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Husnul Qolbi menegaskan bahwa pertanian menjadi sektor utama pendukung Ibu Kota Negara [IKN] Nusantara, karena menyangkut kebutuhan pangan bagi penduduk yang diperkirakan mencapai 1,9 juta jiwa. 

Kementerian Pertanian RI segera memberdayakan potensi sektor pertanian di wilayah penyangga IKN Nusantara, utamanya Kabupaten Penajam Paser Utara [PPU]. Pemberdayaan dilakukan dengan menyalurkan aneka program yang tepat sasaran.

"Sektor pertanian menjadi hal utama, sebagai penyedia pangan penduduk IKN Nusantara. Pemberdayaan dilakukan Kementan, dengan menyalurkan program-program yang tepat sasaran," kata Wamentan Harvick saat kunjungan lokasi Demplot Hortikultura di Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU pada Selasa [6/12].

Kementan telah memetakan 12 kabupaten di Kalimantan yang berpotensi menjadi penyangga pangan IKN yang baru yakni Bulungan, PPU, Kutai Kerta Negara [Kukar], Kutai Timur [Kutim], Kutai Barat [Kubar], Paser, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu dan Tapin di dalamnya bersama Nunukan dan Malinau di Provinsi Kalimantan Utara [Kaltara].

Komitmen Kementan sejalan upaya Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mendukung pengembangan IKN dengan sejumlah program, utamanya persediaan air untuk lahan pertanian melalui pembangunan embung pada sejumlah wilayah di PPU.

"Embung merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan pertanian. Embung akan menjaga irigasi pengairan pertanian, karena pertanian tak boleh terganggu oleh faktor apapun," katanya.

Menurut Mentan Syahrul, dengan tersedianya embung maka petani tak perlu khawatir di musim kemarau, karena ada embung yang memasok air agar produktivitas pertanian tetap terjaga.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi memastikan kesiapan para penyuluh Kalimantan mendukung pengembangan pertanian di wilayah penyangga IKN Nusantara.

"Dukungan penyuluh terhadap pengembangan pertanian di wilayah penyangga IKN Nusantara untuk mewujudkan wilayah IKN mandiri pangan,” kata Dedi.

Dukungan serupa dikemukakan Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati bahwa pihaknya selaku Balai Besar Pelatihan Pertanian [BBPP] siap memfasilitasi akses informasi pasar/kemitraan dengan pihak swasta dan BUMN, khususnya para milenial juga akses Kredit Usaha Rakyat [KUR] di wilayah Kalimantan.

Menurutnya, BBPP Binuang akan menyiapkan sarana dan prasarana serta SDM untuk mendukung pengembangan SDM petani milenial baik pelatihan offline, online dan pemberdayaan melalui inovasi D-Corp Divisi berbasis korporasi.

Pada kunjungan kerja di lahan Kelompok Tani [Poktan] Harapan Baru di Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, PPU, Wamentan Harvick apresiasi lahan hortikultura milik prajurit TNI, Kopral Kepala [Kopka] Gampang Priyatno, anggota Koramil 0913-01/Penajam Kodim 0913/PPU, sebagai Babinsa Kelurahan Petung.

"Ke depan, kabupaten dan kota penyangga IKN Nusantara yang memiliki potensi pertanian ini segera kita berdayakan dengan menyalurkan program-program yang tepat sasaran, agar IKN ini segera bisa segera diakselerasi pembangunannya,” kata Wamentan Harvick pada kunjungan kerja di PPU didampingi Kepala BBPP Binuang, Yulia AK.

Pada kunjungan kerja tersebut, Kopka Gampang Priyatno selaku Ketua Poktan Harapan Baru menyampaikan aspirasi petani anggota Poktan bagi pengembangan potensi pertanian di Desa Giripura, Kecamatan Penajam.

"Alhamdulillah, hari ini bisa menjelaskan apa yang menjadi keluhan maupun kekurangan petani di Poktan, demi kemajuan petani di Penajam," katanya. [agus/timhumasbbppbinuang]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup