22 Juni 2026
Pertanian

BBPP Binuang Inisiasi Jejaring P4S di Kalimantan dengan Petani Vanili Bali

post-img
BBPP BINUANG: Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati [ke-4 kanan] bersama pimpinan dan pengelola P4S wilayah Kalimantan kunjungi P4S PMK PPVSB Vanili Singaraja, Bali.

SINGARAJA - Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo tiada lelah menyerukan generasi milenial untuk menekuni pertanian. Inovasi teknologi dan digitalisasi mendorong pertanian tidak lagi mengandalkan tenaga kerja manual, sehingga budidaya pertanian lebih presisi.

"Berikan kaum milenial jaminan laba berlipat ganda untuk back to agriculture. Kalau tidak, mereka lebih memilih menjadi YouTuber," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian RI [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi menilai partisipasi generasi milenial dapat menjadikan sektor pertanian, termasuk di wilayah pedesaan menjadi lebih produktif dan menarik, melalui pelibatan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya [P4S].

“Kami saat ini berupaya memahami karakteristik generasi milenial termasuk perempuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, serta mencari metode terbaik untuk mengasah bakat mereka dalam bertani,” katanya.

Bertitik tolak dari hal itu, Balai Besar Pelatihan Pertanian [BBPP] khususnya BBPP Binuang berupaya keras mengembangkan budidaya vanili di wilayah Kalimantan, dengan melibatkan generasi milenial melalui P4S.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati mendampingi sejumlah pimpinan dan pengelola P4S di Kalimantan mengunjungi P4S PMK PPVSB Vanili Singaraja.

Kunjungan dilakukan setelah mengikuti Forum Nasional P4S 2022 [Fornas] di Denpasar, Bali selama empat hari, 24 - 27 September 2022. 

Sebagaimana diketahui, P4S PMK PPVSB singkatan dari Petani Muda Keren - Persatuan Petani Vanili Seluruh Bali tergolong sukses membudidayakan vanili, hulu ke hilir, untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional dan global.

"Kami ke P4S PMK PPVSB bertujuan studi banding sekaligus studi tiru. Persiapan untuk pendamping P4S di wilayah Kalimantan melakukan usahatani budidaya vanili di daerah mereka nantinya," kata Yulia AK didampingi SubKoordinator Program dan Humas BBPP Binuang, Agus Sumantri.

Ketua  P4S PMK PPVSB, Wayan Rinaya mengaku antusias sekaligus mengapresiasi inisiasi Kabalai Binuang, Yulia AK untuk membangun jejaring kerjasama budidaya dan usaha dengan P4S di wilayah Kalimantan.

P4S yang menjadi target jejaring budidaya dan usaha, kata Yulia AK, adalah P4S Nasda dan P4S Durian Makroman di Provinsi Kalimantan Timur [Kaltim] dan P4S Geger Tani di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat [Kalbar] untuk usahatani budidaya vanili.

"Kami siapkan P4S Nasda dan P4S Durian Makroman di Kaltim dan P4S Geger Tani di Kalbar. Budidaya vanili bila ditekuni dengan baik, akan menjadi sumber cuan yang menguntungkan," kata. [agus/timhumasbbppbinuang]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup