22 Juni 2026
presiden

Presiden Jokowi Dorong Pembangunan Blok Masela Segera Berjalan

post-img
MINYAK DUNIA: Presiden Joko Widodo bersama jajarannya saat memberikan keterangan di Pasar Olilit, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. [Foto: Sekretariat Kabinet]

KEPULAUAN TANIMBAR - Pemerintah terus mendorong agar pembangunan lapangan hulu minyak dan gas abadi Blok Masela dapat segera terselesaikan. 

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Pasar Olilit, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Jumat (2/9).

“Blok masela itu terus kita dorong, yang semula dulu sebetulnya sudah akan jalan Inpex kemudian Shell, tetapi karena saat itu harganya (minyak) rendah sehingga ada satu yang mundur, pengerjaannya juga ikut mundur,” ujar Jokowi.

Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi berharap partner yang baru segera terbentuk lagi, sehingga dapat dimulai pembangunan Blok Masela.

Menurut Presiden Jokowi, Blok Masela nantinya dapat berdampak besar terhadap perekonomian di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, utamanya di Saumlaki. Kepala Negara juga meyakini produksi liquefied natural gas (LNG) Masela dapat berkontribusi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) di Maluku.

“Yang mendapatkan keuntungan besar nanti kalau Blok Masela adalah di Kepulauan Tanimbar, di Saumlaki. Dan itu akan baik untuk perputaran uang di daerah, untuk PDRB di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan juga Provinsi Maluku,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah mempertimbangkan Indonesia Investment Authority (INA) untuk turut masuk dalam proyek pengembangan Blok Masela.

“Arahan Bapak Presiden ini untuk segera dinegosiasikan dan dicarikan investor baru termasuk mempertimbangkan INA untuk masuk di dalam proyek tersebut,” ujar Airlangga saat memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta pada Rabu (24/9) lalu.

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup