22 Juni 2026
pertanian

Kementan - DPR Ajak Penyuluh Terapkan Smart Farming Antisipasi Perubahan Iklim

post-img
SMKPPN SEMBAWA: Ketua Komisi IV DPR RI Sudin [kiri] membuka Bimtek Aspirasi yang diikuti 200 penyuluh dari sejumlah kota/kabupaten di Provinsi Lampung yang mengikuti Bimtek Smart Farming di Bandarlampung, Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG - Kementerian Pertanian RI melalui SMK PP Negeri Sembawa dan BPP Lampung sinergi dengan Komisi IV DPR RI untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian dengan menggelar Bimbingan Teknis [Bimtek] di Bandarlampung, Jumat [12/8] bagi 200 penyuluh dari sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung. 

Topik Bimtek tentang ´Penggerak Penerapan Smart farming Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim´ dengan materi pengenalan mikrokontroler berbasis smart farming dan perakitan modul kontrol untuk smart farming.

Kegiatan Bimtek diinisiasi oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, SE bersama SMK PP Negeri Sembawa dan BPP Lampung sebagai implementasi kolaborasi Kementan dan Komisi IV DPR RI, yang dikenal sebagai Bimtek Aspirasi.

Selaras arahan Presiden RI Joko Wododo tentang program digitalisasi pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kedaulatan pangan.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan, saat ini, sektor pertanian telah memasuki era digital, sehingga para generasi muda dan petani perlu beradaptasi dalam memanfaatkan peluang dan memenangkan kompetisi.

"Smart farming merupakan sistem pertanian berbasis teknologi, yang mendukung petani meningkatkan hasil panen baik kuantitas maupun kualitas," katanya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi menekankan pada materi penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan ketersediaan pangan, akses dan konsumsi pangan.

"Kementan menyediakan sumber materi penyuluhan pertanian berbasis teknologi informasi dan komunikasi seperti melalui Cyber Extension," katanya.

Bimtek dibuka oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin yang menegaskan bahwa peran penyuluh sangat vital sebagai pendamping dan pengawal petani, diharapkan penyuluh Lampung dapat melaksanakan peran pentingnya tersebut.

"Kegiatan Bimtek merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat kepada penyuluh untuk meningkatkan SDM pertanian di wilayah kerja masing-masing  khususnya Lampung guna mendukung peningkatan ketersediaan pangan," kata Sudin.

Kepala SMKPPN Sembawa, Yudi Astoni mengatakan bahwa pertanian berbasis smart farming yang sudah diterapkan di BPP Lampung merupakan karya inovasi mandiri yang dapat diadaptasi oleh penyuluh. 

"BPP sebagai tempat penyuluh secara formal untuk menambah informasi dan pengetahuan dan keterampilan mengenai smart farming," katanya. [timhumassmkppnsembawa]

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Kami Menyajikan informasi terkini dan terbaru seputar ekonomi, politik, hiburan , mancanegara, dan gaya hidup